Please Translate these sentence depends on your own language in your country

Penting Untuk Pengunjung

Jika sulit mengingat link blog saya, cukup mencari melalui Google menggunakan kata kunci
"ramazotob"
By enda fiVers
Follow

Cara Mengunci atau mem-protect data pada flashdisk 7

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah agar data-data yang terdapat pada USB Flashdisk tidak bisa diakses oleh orang lain. Salah satu program untuk mem-protect data pada USB Flashdisk yang pernah saya gunakan adalah USB Flash Security ver 2.1.1.


  1. Download dulu program ini situsnya http://www.kashu-sd.co.jp/en atau alternative downloadnya disini
  2. Lakukan backup data terlebih dahulu seluruh dari USB Flashdisk ke Hardisk, karena USB Flashdisk akan diformat ulang ketika program ini diinstal ke Flashdisk.
  3. Install program USB Flash Security ke hardisk.
  4. Jalankan program USB Flash Security dengan meng-klik icon USB Flash Security di desktop.
  5. Masukan Flashdisk yang akan diproteksi, secara otomatis flashdisk akan terdeteksi.
  6. Pilih Tab USB Flashdisk yang akan diproteksi. Klik tombol install untuk memulai proses instalasi program pada Flashdisk. Seluruh data pada flashdisk akan dihapus (lihat gambar diatas)
  7. Masukan password untuk mengakses Flashdisk. Hati-hati jangan sampai lupa.
  8. klik OK untuk melakukan instalasi USB Flash Security ke Flashdisk. Tunggu sampai selesai.
  9. Setelah selesai, pada USB Flashdisk akan file UsbEnter.exe.
  10. Jalankan UsbEnter.exe tersebut dengan mengklik 2 kali pada file tersebut.
  11. Masukan Password yang telah kita set sebelumnya untuk mengaktifkan system proteksi pada USB Flashdisk. Akan muncul indicator progress, tunggu sampai selesai.
  12. Pada jendela windows explorer kita bisa masuk ke drive USB Flashdisk (misal drive E:) dan memasukkan semua data kita ke dalamnya.
  13. Setelah selesai kita bisa mencabut USB kita pada komputer, dengan terlebih dahulu meng-eject USB Flasdisk kita pada Windows Explorer.

sumber:catatanteknisi
Baca Selengkapnya

Cara Memperbaiki Hardisk 0

Salah satu penyebab dari komputer sering hang, komputer restart sendiri dan terjadinya tampilan bluescreen adalah terdapatnya masalah / keruksakan pada hardisk komputer. Keruksakan pada hardisk ini diantaranya disebabkan karena sering dimatikannya komputer tanpa perintah shutdown dan karena gangguan pada alian listrik seperti matinya listrik secara tiba-tiba atau terjadinya lonjakan pada tegangan listrik seperti yang biasa terjadi ketika adanya petir diwaktu hujan. Selain itu faktor usia (lifetime) dari hardisk itu sendiri juga merupakan hal yang dapat mempengaruhi performa dari hardisk. Dalam kesempatan ini saya akan berbagi informasi mengenai Cara Memperbaiki Hardisk menggunakan Perintah Checkdisk/ CHKDSK.EXE.

Checkdisk merupakan tool bawaan Windows yang dapat kita gunakan untuk menguji dan memperbaiki kondisi hardisk. Menjalankan perintah Checkdisk secara rutin juga merupakan salah satu cara untuk merawat dan meningkatkan kinerja komputer.  Umumnya cukup dengan perintah Checkdisk / CHKDSK ini kita sudah dapat memperbaiki keruksakan pada hardisk seperti bad sector, lost clusters, cross-linked files, dan directory errors. Perintah Checkdisk dapat kita panggil/ jalankan dengan 2 cara yaitu lewat Command Promt dan lewat My Computer atau Windows Explorer.

1. Menjalankan perintah CHKDSK pada Command Prompt.
  • Pada tampilan Command Prompt ketik perintah: CHKDSK D:
    Perintah tersebut akan menjalankan CHKDSK pada Drive D dalam mode read-only.
  • Ketikkan perintah: CHKDSK D:/F
    Perintah tersebut digunakan untuk merepair error tanpa melakukan scanning bad sector.
  • Ketikkan perintah: CHKDSK D:/R
    Perintah tersebut digunakan untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data.
2. Menjalankan perintah CHKDSK pada My Computer atau Window Explorer.
  • Buka Windows Explorer, atau My Computer.
  • Klik kanan pada hardisk yang akan di-cek, klik Properties.
  • Klik tab Tools, pada pilihan Error Checking klik Check Now..
  • Jendela Check Disk option akan tampil.


    cara memperbaiki hardisk

    - Untuk menjalankan Chkdsk pada mode read-only mode, klik Start.
    - Untuk merepair error tanpa sanning bad sector pilih Automatically fix file system errors check box, kemudian klik Start.
    - Untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data pilih Scan for and attempt recovery of bad sectors, kemudian klik Start.
  • Apabila muncul pesan : Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process.  Chkdsk may run if this volume is dismounted first. ALL OPENED HANDLES TO THIS VOLUME WOULD THEN BE INVALID. Would you like to force a dismount on this volume? (Y/N) ketik Y dan Enter.
  • Apabila muncul pesan:  Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process. Would you like to schedule this volume to be checked the next time the system restarts? (Y/N) Ketik Y, dan ENTER lalu restart komputer untuk menjalankan Scandisk.
Untuk memperbaiki hardisk menggunakan utility Checkdisk/perintah CHKDSK ini ada beberapa metode yang bisa kita lakukan, yaitu:
  1. Apabila komputer masih bisa booting dan login ke windows maka kedua cara untuk menjalankan CHKDSK.EXE tersebut diatas (melalui command prompt maupun Windows Explorer) dapat kita lakukan.
  2. Apabila Hardisk tidak bisa dipake untuk booting, maka kita harus mengambil hardisk tersebut dan memasangnya  pada komputer yang lain, baru kemudian menjalankan perintah Checkdisk/CHKDSK.
  3. Menggunakan CD Setup Windows dan jalankan perintah CHKDSK melalui Menu Recovery Console..
  4. Menggunakan CD UBCD4WIN. Caranya klik Start - Program - Disk Tools - Diagnostic, klik Check Disk.
Demikianlah cara memperbaiki hardisk menggunakan utility bawaan Windows: Checkdisk/CHKDSK.EXE ini, dan dari pengalaman saya sendiri tool ini terbukti cukup efektif untuk menangani keruksakan pada hardisk. Pada kesempatan berikutnya saya akan mencoba mengulas tentang cara memperbaiki hardisk bad sektor. Semoga bisa membantu...

sumber:catatanteknisi

Baca Selengkapnya

Mengenal Tipe Hardisk 1

Hardisk merupakan tempat penyimpanan data (storage device) di dalam sebuah komputer. Saat ini ada beberapa macam tipe hardisk yang digunakan untuk PC desktop maupun PC Server. Beberapa tipe hardisk yang sering digunakan adalah :

1. Advanced Technology Attachment (ATA).
ATA merupakan interface Hardisk yang paling populer dan banyak digunakan pada PC Desktop maupun PC Server. ATA menggunakan teknologi transfer data secara parallel (semua bit data dikirim secara bersamaan). Kecepatan transfer ATA sebesar 100MB/s atau dikenal dengan ATA/100 dan 133MB/s atau ATA/133. Saat ini teknologi ATA sudah mulai ditinggalkan dan diganti oleh SATA.

2. Serial-ATA (SATA)
SATA merupakan interface hardisk yang menggunakan teknologi serial (data dikirim secara berurutan dengan sistem paket bit data). Dengan teknologi serial, transfer data di dalam sistem Hardisk menjadi lebih cepat dan efisien. Saat ini terdapat beberapa tipe sata yaitu SATA1 (transfer rate sebesar 150MB/s) SATA2 (transfer rate sebesar 300 MB/s) dan SATA3 (transfer rate mencapai 600 MB/s).

Perangkat SATA1 bisa dipasang di SATA 2 maupun sebaliknya. Tp dgn pengurangan kecepatan tentunya. Jadi klo harddisknya Sata2 sedangkan Mobo Sata1 standar yang dipake adalah Sata1 karena Harddisk dengan teknologi Sata2 itu backward compatible dengan teknologi sebelumnya yaitu Sata1.

Dibanding ATA, Teknologi SATA tidak hanya unggul dalam hal kecepatan saja, tetapi ada beberapa keunggulan lain seperti :
  • SATA bersifat hot plug, dapat dipasang dan dilepas saat komputer masih hidup.
  • Kabel SATA lebih tipis dan panjang maksimal sampai dengan 1 meter, sedangkan kabel ATA hanya sampai 18 inch.
  • Konektor yang menyerupai konektor USB lebih mudah dipasang daripada kabel ATA yang memiliki konektor 40 pin.
  • Konsumsi tegangan listrik yang lebih rendah, dimana SATA hanya menggunakan 0.25 Volt sedangkan ATA menggunakan 5 Volt.
3. Small Computer System Interface (SCSI)
Merupakan interface hardisk yang umum digunakan pada PC Server. SCSI masih menggunakan teknologi parallel, tetapi lebih cepat dan efisien dibandingkan ATA dalam pengolahan data - data kapasitas besar.

Pada satu kabel SCSI dapat diinstalasikan sekita 15 device sekaligus dengan panjang 1,5 meter. SCSI mempunyai beberapa tipe seperti SCSI ultra 160 (transfer rate 160 MB/s)dan SCSI Ultra 320 (transfer rate 320 MB/s). SCSI juga mempunyai 2 macam konektor, yaitu SCSI 68 pin (paling sering digunakan) dan 80 pin single connector attacment (SCA). Saat ini teknologi SCSI mulai digantikan dengan Serial Attached SCSI (SAS).

4. Serial Attached SCSI (SAS)
merupakan interface yang menggabungkan feature SCSI dan Serial ATA. SAS menggunakan port konektor mirip SATA dan transfer rate yang lebih baik.

Beberapa keunggulan SAS dibanding SCSI adalah :
  • SAS memiliki kompaibilitas dengan perangkat - perangkat sebelumnya (backward compatibility) misalnya dengan HDD SATA.
  • SAS memiliki domain dan ID khusus yang dinamakan Word Wide Name (WWN) yang bersifat unik dan dapat dikenali lewat network/internet (serupa dengan MAC Address pada LAN Card).

sumber:catatanteknisi
Baca Selengkapnya

Mengenal istilah pada monitor 0

VGA
Singkatan dari video graphics array, menampilkan dalam resolusi 640x480 pixel.

SVGA
Singkatan dari supervideo graphics array, menampilkan dalam resolusi 800x600 pixel

SXGA
Singkaran dari superextended graphics array, menampilkan dalam resolusi 1.280x1.024 pixel.

UXGA
Singkatan dari ultraextended graphics array, menampilkan dalam resolusi 1.600x1.200 pixel.

Display Size
Lebar antar sudut diagonal layar display, biasanya dalam satuan inchi. Panjang diagonal yang diukur termasuk bagian layar yang tersembunyi di balik frame atau bezel. Berbeda dengan viewable size/screen, yang hanya mengukur lebar diagonal untuk layar yang terlihat.

Resolution
Menggambarkan jumlah pixel yang ditampilkan dalam perhitungan dua dimensi. Sebagai contoh resolusi 1.280x1.024 pixel, artinya pixel yang ditampilkan sebanyak 1.024 baris dan 1.280 kolom.

Native Resolution
Menyatakan jumlah pixel maksimal yang dapat ditampilkan oleh display tersebut. Dengan setting display pada
native resolution, sebuah display akan menghasilkan tampilan yang paling optimal. Ini hanya berlaku untuk LCD atau plasma.

Refresh Rate
Angka frekuensi (Hz) gambar ditampilkan pada layar display. Istilah ini mengacu pada teknologi CRT, di mana electron gun menghasilkan tampilan pada layar depan tabung CRT. Refresh rate menyatakan berapa sering dalam satu detik tampilan digambarkan pada layar oleh electron gun.

Pixel
Picture Element, elemen terkecil citra digital yang bisa dilihat dengan mata. Sensor citra secara fi sik (dua dimensi) dibuat dari rangkaian ribuan sel yang peka cahaya. Tiap sel disebut pixel, bagi monitor atau display komputer, pixel adalah titik-titik cahaya yang membentuk suatu objek pada layar komputer. Semakin banyak jumlah pixel dalam suatu citra, semakin besar resolusi spasial citra tersebut.


sumber:catatanteknisi
Baca Selengkapnya

Mengatasi Kerusakan Komputer Blank atau Mati Total 0

Suatu saat Anda mendapati komputer yang biasa Anda pakai tiba-tiba mati-total, komputer tidak bisa booting dan pada layar monitor tidak menampilkan apa-apa alias blank. Lantas apa yang harus kita lakukan..? 

Untuk mendiagnosa penyebab kerusakan komputer blank atau mati total, kita bisa melakukan beberapa pengecekan seperti dibawah ini:

1. Pastikan dulu apakah kerusakan terjadi karena komputer yang tidak bisa booting ataukah karena monitor yang memang mati.

Untuk itu coba lihat lampu indikator monitor apakah menyala, dan coba cabut kabel VGA Monitor, apabila tampilan monitor menjadi normal dengan menampilkan gambar atau pesan seperti misalnya "No Signal Detected" maka kerusakan memang terdapat pada komputer.

2. Pastikan Power Supply Berfungsi dengan baik.

Buka casing CPU kemudian nyalakan kembali komputer dengan menekan tombol power dan perhatikan apakah lampu indikator pada motherboard menyala dan fan Processor berputar? Kalau masih  menyala kemungkinan besar Power Supply masih berfungsi dengan baik. Sedangkan apabila CPU tidak menampilkan "tanda-tanda kehidupan", coba cek secara manual Power Supply tersebut.

3. Bersihkan semua komponen pada Motherboard

Apabila diperlukan cabut terlebih dahulu semua komponen seperti Processor, Memory dan Card-card tambahan lainnya. Bersihkan debu dan kotoran yang menempel dengan kuas dan vacuum cleaner. Kalo ada gunakan juga cairan pembersih "electrical contact cleaner" untuk lebih membersihkan debu-debu yang menempel pada pin-pin IC atau komponen elektronik pada komponen - komponen tersebut.

4. Rakit kembali CPU dan coba nyalakan kembali, tetapi untuk hardisk jangan dipasang terlebih dahulu.
 

Biasanya ada beberapa hal yang akan terjadi:
  • komputer menyala normal (bisa masuk BIOS) tetapi tidak bisa booting,
    hal ini ga masalah karena hardisk memang ga dipasang. Matikan dan pasang hardisk kemudian nyalakan lagi, apabila berhasil booting berarti permasalahan sudah hampir selesai.
  • komputer mengeluarkan bunyi beep,
    berarti ada komponen biasanya RAM dan VGA Card yang bermasalah, coba dicabut pasang lagi atau diganti dengan yang masih berfungsi baik.
  • komputer masih tetap tidak bisa booting dan tidak mengeluarkan bunyi beep.
    cabut battery BIOS, dan coba ganti aja dulu RAM atau VGA Card-nya dengan yang masih berfungsi.
  • RAM dan VGA Card sudah diganti tetapi komputer masih tetap blank,
    wah ini gawat biasanya kerusakan terjadi pada bagian Motherboard atau Processornya. Menurut pengalaman saya kebanyakan bagian Motherboard yang rusak (kata temen saya kebanyakan pada transistor power) hal ini terjadi misalnya karena power listrik PLN yang tidak stabil. Kalo ada Processor yang "nganggur" pinjem aja dulu untuk memastikan kerusakan.

sumber:catatanteknisi
Baca Selengkapnya

10 Gangguan pada komputer 0

 1. Kipas

Kipas berfungsi sebagai pengalir hawa panas yang disebabkan oleh komponen komputer, terutama Processor, IC dan Transistor. Kipas biasanya bekerjasama dengan Heatsink yang berfungsi menyerap panas. Panas yang diserap oleh Heatsink dibuang oleh kipas.

Akibat tidak bekerjanya kipas, menyebabkan hawa panas yang seharusnya dibuang jadi mengendap yang menimbulkan panas berlebih. Bila panas pada Processor, IC atau Transistor mencapai batas toleransi, maka akan menyebabkan komputer menjadi Hang, atau bahkan mati mendadak.


2. Baterai

Baterai pada komputer yang dimaksud adalah baterai CMOS/BIOS yang berfungsi menyimpan program atau settingan sebuah komputer. Dengan adanya baterai, maka fungsi settingan program di BIOS/CMOS terus disimpan meskipun seharian atau bahkan seminggu komputer dimatikan. Hal ini bisa kita lihat dalam hal penanggalan dan waktu yang tetap berjalan meski komputer dalam kondisi mati.

Bila baterai tidak berjalan, maka semua settingan akan kembali pada posisi default, yaitu posisi dimana IC program (BIOS/CMOS) mengikuti settingan pabrik. Karena itu, tanggalan dan waktupun kembali pada posisi awal.

Lebih jauh, akibat tidak berfungsinya baterai, kita akan direpotkan dengan perintah Press F1 to Continue, Press Del to Setup atau pernyataan sejenis. Pada beberapa program tertentu, tidak berjalannya baterai dan tidak disetup ulangnya BIOS, menyebabkan program tidak berjalan.

Bahkan, beberapa kondisi memungkinkan tidak bisa hidupnya sebuah komputer akibat matinya/erornya baterai.


3. Jumper

Jumper adalah sebuah penghubung sebuah connector yang berfungsi sebagai setting dalam sebuah komputer. Macam-macam jumper kita bisa temukan baik di Motherboard, CDRom, VGA Card, Harddisk, dll.

Kesalahan dalam memasang jumper, bisa mengakibatkan tidak berfungsinya beberapa hardware komputer kita. Seperti tidak terdeteksinya Harddisk, tidak berbunyinya sound, dan bahkan matinya sebuah komputer.

Dalam buku manual setiap Hardware, pengetahuan tentang jumper dan petunjuknya biasanya telah ada. Untuk itu, baca secara teliti buku manual sebelum anda melakukan perubahan-perubahan terhadap jumper.


4. Tombol Power dan Reset "mendem"
Anda pernah mengalami komputer yang hidup kemudian mati tidak beberapa lama? Atau komputer anda hidup, tetapi tidak menampilkan OS sebagaimana mestinya (Blank). Coba perhatikan tombol power dan tombol reset anda yang terdapat di Casing.

Bisa jadi, kerusakan yang anda alami adalah masalah sepele seperti mendem nya tombol power dan reset yang tidak bisa kembali pada posisi awal.


5. Power Supply

Power supply adalah tenaga yang menggerakan komputer. Power Supply lebih berfungsi seperti Adaptor yang mengubah tegangan AC (Listrik) menjadi DC. Kerusakan power supply bisa berakibat fatal terhadap komponen-komponen (Hardware) lainnya.

Untuk itu, bila terjadi hang atau restart pada komputer anda, coba lakukan pengecekan. Apakah power anda berfungsi dengan baik. Mulailah dengan melakukan pengecekan rutin terhadap kipas yang ada di power supply. Cek teganggan power supply yang biasanya terdiri dari tegangan DC 5 V dan 12 V yang ada di Power Management yang ada di BIOS/CMOS.


6. Setup Bios

Bila anda bukan seorang expert di bidang komputer, hindarkan penyetelan settingan yang ada di BIOS/CMOS. Sebab bila tidak, maka kesalahan terhadap settingan akan menyebabkan komputer anda tidak bisa melakukan booting, hang atau malah mati total.

Bila hal itu anda lakukan dan komputer anda bermasalah, kembalikan settinga BIOS pada posisi default. Yaitu dengan merubah posisi jumper pada posisi clear CMOS.
 
7. Kotoran dan karat

Kotoran bisa mengakibatkan kinerja komputer menjadi lambat. Banyaknya debu yang menghalangi kipas dan soket-soket pada sebuah komputer bisa menyebabkan tidak bekerjanya dengan baik komputer kita. Bahkan bisa menimbulkan kerusakan/eror yang menyebabkan komputer tidak bisa berfungsi. Lakukan pembersihan berkala terhadap komputer dengan membuang kotoran menggunakan kuas. Untuk kipas lakukan penyemprotan dengan contact cleaner.
Karat, sering timbul bila komputer jarang digunakan. Seperti kita ketahui, udara terdiri dari uap air. Komputer yang jarang digunakan menyebabkan uap air di udara dalam casing membuat karat pada komponen-komponen logam seperti IC, bahkan Casing itu sendiri.

Oleh sebab itu, sebaiknya komputer jangan terlalu lama tidak aktif apalagi hingga berbulan-bulan. sebab, karat yang timbul bisa saja menyebabkan komputer tidak lagi bisa berfungsi.


8. Pasang hardware yang kurang kencang


Sering dalam pemasangan hardware atau komponen-komponen komputer, kita tidak atau lupa memperhatikan apakah komponen atau hardware tersebut telah terpasang dengan baik. Sebab bila tidak, tentu saja hardware dan komputer kita tidak bisa berfungsi dengan baik. Terkadang, pemasangan yang tidak baik bisa menimbulkan konslet yang membuat komponen kita terbakar dan tidak dapat dipergunakan kembali.

Periksalah kondisi dari komponen-komponen anda kembali, apakah telah terpasang dengan baik. Bila komputer anda mati, lakukan pengencangan-pengencangan terhadap harware baik yang ada di dalam maupun di luar CPU. Baik itu RAM, VGA CARD bahkan kabel data monitor atau sound.


9. Driver

Driver adalah sebuah software yang bekerja untuk mengaktifkan sebuah hardware. Sebuah driver biasanya disertakan dalam sebuah hardware yang kita beli. Masalahnya, bila kita membeli komputer second, jarang kita mendapatkan sebuah CD Driver.

Untuk itu, kita harus mencari driver sendiri. Baik dengan mencari CD Drivernya, maupun download di internet.

Kesalahan dalam download ataupun CD driver, membuat komputer tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Misalnya sound tidak mengeluarkan suara, display yang tidak bekerja dan hal lain. Bahkan, kesalahan driver menyebabkan komputer Hang, restart maupun Blue Screen.
Pastikan kita memilih driver yang benar untuk komputer kita. Bila anda men-download, lakukan download pada provider penyedia hardware anda.
 

10. Listrik

Masalah kelistrikan perlu juga diperhatikan. Sering kita menggunakan kabel gulung untuk komputer dan peralatan komputer lainnya. Bila kabel gulung yang kita gunakan memiliki kualitas yang kurang baik, maka bisa menimbulkan gesekan listrik (disebabkan soket listrik kendor) yang mengakibakan komputer konslet (terbakar). Ampere listrik yang kurang, mengakibakan tidak bekerjanya secara sempurna power atau juga mengakibatkan konslet / panas pada kabel listrik. Juga bisa terjadi putus di tegah kabel yang berakibat komputer tidak bisa hidup.

Perlu juga diperhatikan penggunaan Travo yang baik untuk komputer anda. Bila kualitas travo yang anda gunakan bermutu jelek, lebih baik anda tidak mempergunakan travo sama sekali.

sumber:catatanteknisi
Baca Selengkapnya
→Klik Background 2x Untuk Kembali ke Atas←